Marıa Elısa Hospıta
28 Januari 2020•Update: 28 Januari 2020
Mahmoud Mohamed Barakat Ramadan İbrahim
RIYADH
Meskipun Israel sudah mendapatkan izin berkunjung, warga Israel masih tidak diterima di Arab Saudi hingga saat ini.
"Ketika sebuah perjanjian perdamaian dicapai antara Palestina dan Israel, masalah keterlibatan Israel dalam lingkungan regionalnya akan dibahas," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan kepada CNN pada Senin.
Dia menegaskan kebijakan kerajaan untuk tidak menjalin hubungan apapun dengan Israel.
"Pemegang paspor Israel tidak diterima di sini," kata dia lagi.
Pada Minggu, Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri menandatangani keputusan yang memperbolehkan warga Israel mengunjungi Arab Saudi secara resmi untuk berpartisipasi dalam pertemuan perdagangan atau keperluan investasi.
Namun, kunjungan itu tidak boleh lebih lama dari sembilan hari.
Dalam beberapa bulan terakhir, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggembar-gemborkan kemajuan dalam normalisasi hubungan Israel dan negara-negara Arab.
*Bassel Ibrahim turut melaporkan dari Ankara