Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Agustus 2018•Update: 28 Agustus 2018
Kubra Chohan
ANKARA
AS dan Kenya pada Senin sepakat untuk meningkatkan hubungan mereka dengan kemitraan strategis.
Sebuah pernyataan oleh Gedung Putih mengatakan Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Kenya Uhuru Kenyatta menegaskan kemitraan baru "sebagai landasan stabilitas dan pemerintahan yang baik di Afrika dan kawasan Samudera Hindia" setelah pertemuan mereka di Washington.
"Kemitraan Strategis Amerika Serikat-Kenya ini akan mencakup dialog tahunan untuk memajukan kesejahteraan bersama," kata pernyataan itu.
Kedua pemimpin juga "menegaskan kembali dan memperkuat komitmen mereka untuk melanjutkan kerja sama kontraterorisme melawan ekstremis brutal yang berusaha mengambil nyawa yang tidak bersalah dan menyangkal hak asasi manusia yang fundamental."
Dalam hal ini, Trump menyambut baik keputusan Kenya untuk bergabung dengan Koalisi Global untuk Mengalahkan ISIS (Daesh).
Mereka juga berjanji untuk meningkatkan kerja sama pertahanan dan keamanan, merujuk pada akuisisi peralatan militer baru-baru ini yang dilakukan di AS, serta meningkatkan kemampuan Angkatan Pertahanan Kenya.
Kenyatta berterima kasih kepada AS atas "dukungan yang terus menerus kepada upaya pemerintahan Kenyatta untuk akuntabilitas, transparansi, dan pembangunan institusi yang lebih besar".
Untuk memperluas kerja sama ekonomi mereka, Trump dan Kenyatta setuju untuk membentuk Kelompok Kerja Perdagangan dan Investasi Amerika Serikat-Kenya dan mengumumkan bahwa penerbangan langsung antara Nairobi dan New York City telah dibuka.
"Kerja sama ini dan hampir USD900 juta dalam transaksi komersial lainnya serta perjanjian yang diumumkan selama kunjungan diharapkan dapat menciptakan ribuan lapangan pekerjaan di Amerika dan Kenya, serta lebih meningkatkan kemakmuran dan daya saing ekonomi kedua negara," tambah pernyataan itu.