Esat Fırat
29 Mei 2021•Update: 29 Mei 2021
JERUSALEM
Pengadilan Israel pada Jumat memperpanjang penahanan dua jurnalis Palestina yang ditangkap oleh polisi di wilayah pendudukan Sheikh Jarrah.
Pengacara jurnalis Palestina Jad Qadmani menyampaikan perpanjangan penahanan jurnalis televisi Al-Qafiyah Ziynet al-Halawani dan juru kamera Wahbi Mekkiye oleh pengadilan Israel dilakukan permintaan kantor kejaksaan.
Dia mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa polisi Israel secara brutal menyerang para jurnalis dan rekaman serangan itu dipertontonkan di pengadilan.
"Namun, pengadilan memutuskan untuk memperpanjang masa penahanan kedua jurnalis tersebut selama beberapa hari lagi," kata dia.
Para wartawan ditahan saat bertugas pada Kamis malam.
Mekkiye dipukuli dan mengalami luka-luka saat polisi mencoba menahannya.
Makkiye dan Halawani menghabiskan malam di pusat penahanan.
Ketegangan baru-baru ini yang bermula di Yerusalem Timur selama bulan suci Ramadan menyebar ke Jalur Gaza sebagai akibat dari serangan Israel terhadap jamaah di kompleks Masjid al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah.
Setidaknya 254 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, dan lebih dari 1.900 lainnya terluka dalam serangan udara Israel di Gaza, menurut petugas medis Palestina.
Gencatan senjata yang ditengahi Mesir mulai berlaku Jumat lalu, mengakhiri 11 hari pertempuran terburuk dalam beberapa tahun.