Megiza Soeharto Asmail
07 Desember 2018•Update: 07 Desember 2018
Muhammet Emin Avundukluoglu
ANKARA
Wakil juru bicara parlemen Turki pada Kamis mendesak Jerman untuk membuka pintu bagi pengungsi yang saat ini berada di Turki.
"Masa depan Suriah yang tidak pasti bukan hanya masalah Turki tetapi juga dunia," kata Levent Gok dalam pertemuannya dengan wakil ketua parlemen Jerman Hans-Peter Friedrich.
Gok meminta Jerman untuk berbagi "beban pengungsi" Turki dan untuk menunjukkan kepekaan terhadap penyelesaian masalah.
Di tempat yang sama, Friedrich mengatakan bahwa lokasi geografis Turki penting tidak hanya bagi Jerman tetapi juga Uni Eropa.
Turki saat ini menampung lebih dari 3,5 juta pengungsi Suriah, lebih dari negara lain di dunia.
Negara ini juga telah menghabiskan lebih dari USD32 miliar dari sumber daya nasionalnya sendiri untuk membantu dan melindungi warga Suriah sejak awal perang saudara Suriah.
Suriah terjebak dalam konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.