Muhammad Abdullah Azzam
18 Oktober 2018•Update: 19 Oktober 2018
Mustafa Deveci
YERUSALEM
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali mengancam Hamas akan menyerang Gaza dengan "kekuatan besar" jika serangan roket dari Jalur Gaza tidak dihentikan.
Pernyataan ini keluar ketika Netanhayu mengunjungi tentara Israel yang bertanggung jawab di perbatasan Gaza dan melakukan evaluasi dengan para pejabat militer senior di kawasan itu.
Dalam kunjungan tersebut, Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya mengikuti perkembangan terakhir dari situasi perbatasan Gaza dari dekat.
Mengacu pada pernyataan yang dilontarkannya pada rapat kabinet pada Minggu pekan lalu, Netanyahu berkata, “Jika serangan itu tak dihentikan, maka kami akan menghentikan mereka".
“Hari ini saya nyatakan kembali bahwa Israel akan menggunakan kekuatan yang besar [untuk menghentikan mereka],” tambah dia.
Sebelumnya Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan, sebuah roket yang diduga ditembakan dari Gaza jatuh ke sebuah rumah di Kota Biru's Sabi, selatan Israel.
Setelah insiden tersebut, pesawat tempur Israel melakukan serangan udara balasan terhadap beberapa target di Gaza. Serangan tersebut menyebabkan satu warga Palestina menjadi martir serta melukai tiga warga lainnya.
Kelompok-kelompok di Gaza menolak tuduhan bahwa serangan-serangan roket itu dilakukan oleh mereka.