Maria Elisa Hospita
13 Oktober 2020•Update: 14 Oktober 2020
Walid Abdullah
TRIPOLI, Libya
Pemerintah Libya mengumumkan penemuan dua kuburan massal di Kota Tarhuna, 90 kilometer dari Tripoli, yang kemungkinan ditinggalkan oleh pasukan panglima perang Khalifa Haftar yang mundur dari kota itu.
Lewat sebuah pernyataan, Otoritas untuk Riset dan Identifikasi Orang Hilang mengatakan bahwa empat jasad ditemukan dari kuburan pertama, yang kini tengah digali oleh otoritas.
Mereka menambahkan jika penggalian di kuburan pertama selesai, maka akan dilanjutkan dengan penggalian kuburan kedua.
Menurut pemerintah Libya, pasukan Haftar dan milisi terafiliasi telah melakukan kejahatan perang dan genosida sepanjang April 2019 hingga Juni 2020.
Pada 16 Juni, pemerintah Libya menemukan 226 jenazah dari kuburan massal di Tarhuna dan selatan Tripoli.
PBB mengakui pemerintah yang dipimpin oleh Fayez al-Sarraj sebagai otoritas sah negara itu.
Tripoli telah memerangi milisi Haftar sejak April 2019. Konflik tersebut telah merenggut ribuan nyawa.
* Ahmed Asmar turut melaporkan dari Ankara