Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 Desember 2018•Update: 03 Desember 2018
Walid Abdullah
TRIPOLI
engunjuk rasa menyerbu kantor pusat Dewan Kepresidenan Libya di ibu kota Tripoli pada Minggu.
Para pengunjuk rasa tersebut merupakan sekelompok orang yang bekerja di sejumlah perusahaan asing yang telah meninggalkan negara itu akibat revolusi yang menggulingkan rezim Muammar Gaddafi pada 2011.
Orang-orang tersebut belum menerima upah mereka selama bertahun-tahun.
Ada juga sekelompok orang yang menuntut pemecatan seorang menteri karena diduga bertanggung jawab terhadap timbulnya korban tewas, luka-luka dan orang hilang.
Pihak berwenang Libya belum memberikan komentar terkait aksi unjuk rasa itu.