Maria Elisa Hospita
23 September 2019•Update: 23 September 2019
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan negaranya akan mempertimbangkan untuk bergabung dengan upaya militer pimpinan Amerika Serikat demi melindungi Arab Saudi.
Selama perjalanannya ke AS untuk menghadiri pertemuan Majelis Umum PBB pada Senin, Johnson mengatakan Inggris akan terus mengikuti perkembangan pascaserangan drone ke Aramco.
"Kami akan mengikuti dengan sangat cermat," tegas dia.
"Dan jelas jika kita diminta untuk turut berperan serta, baik oleh Saudi atau Amerika, maka kita akan mempertimbangkan cara apa yang paling tepat," tambah PM Inggris itu.
Johnson menegaskan kembali posisi Inggris bahwa negaranya akan bekerja sama dengan AS dan mitra lain untuk mengurangi ketegangan di wilayah Teluk.
Dia juga mengatakan sanksi terhadap Iran masih terbuka untuk didiskusikan.
Ketegangan meningkat di Teluk setelah drone menghantam dua fasilitas minyak di utara Arab Saudi pada 14 September.
Kelompok pemberontak Houthi di Yaman telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi AS dan Saudi menuding Iran mendalangi serangan tersebut.