Merve Gül Aydoğan Ağlarcı
02 Maret 2022•Update: 04 Maret 2022
ANKARA
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Selasa menyebut Rusia sebagai "negara teroris" setelah pasukan Rusia menghantam sasarannya di Kharkiv.
Dalam sebuah pesan video, Volodymyr Zelenskyy meminta masyarakat internasional untuk "segera menanggapi kejahatan ini" dan menuntut "tanggung jawab penuh" dari Rusia atas agresi terhadap Ukraina.
Pasukan Rusia pada Selasa pagi menyerang alun-alun pusat kota dan gedung pemerintahan daerah di kota Kharkiv di timur laut Ukraina, sekitar 300 mil dari Kyiv.
"Hari ini adalah hari penting untuk semua kota, Ukraina harus melakukan segala kemungkinan untuk menghentikan musuh. Ini adalah tanggung jawab otoritas militer dan sipil masing-masing kota," sebut dia.
Sejak Kamis lalu -- beberapa hari setelah pengakuan Rusia atas dua wilayah yang dikuasai separatis di Ukraina timur -- perang Rusia terhadap Ukraina ditanggapi komunitas internasional dengan kecaman, dan Uni Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) menerapkan serangkaian sanksi ekonomi terhadap Rusia.
Rusia semakin diisolasi setelah sejumlah banknya dikeluarkan dari sistem perbankan internasional SWIFT.