Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 Mei 2019•Update: 27 Mei 2019
Gokhan Ergocun
ISTANBUL
Perusahaan roket dan pesawat ruang angkasa yang berbasis di Amerika Serikat, SpaceX, meluncurkan 60 satelit internet pada Kamis.
"Satelit bernama Starlink itu disebar ke orbit rendah Bumi," kata perusahaan itu melalui akun Twitter-nya.
Satelit diluncurkan dengan roket dua tahap, Falcon 9, dari kompleks perusahaan di Florida.
"Starlink adalah jaringan satelit generasi terdepan yang mampu menghubungkan dunia, terutama menjangkau mereka yang belum terhubung, dengan layanan internet broadband yang andal dan terjangkau," menurut situs SpaceX.
Masing-masing satelit seberat 227 kilogram itu memiliki sejumlah antena throughput tinggi dan sebuah panel surya.
Dalam lingkup proyek Starlink, perusahaan berencana untuk meluncurkan 12.000 satelit internet.