Burak Karacaoglu, Esref Musa
14 Maret 2018•Update: 14 Maret 2018
Burak Karacaoglu, Esref Musa
IDLIB
Sebanyak 1.055 warga sipil yang dievakuasi dari daerah Al-Qadam di ibu kota Suriah pada Selasa dilaporkan telah tiba di Idlib, menurut laporan koresponden Anadolu Agency di lapangan.
Evakuasi yang mencakup lebih banyak wanita dan anak-anak tersebut berangkat dari daerah Al-Qadam yang berada di bawah pengepungan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, pada Selasa pagi.
Mereka meninggalkan distrik tersebut dengan 26 bus sesuai dengan kesepakatan yang tercapai antara rezim Assad dan kelompok oposisi bersenjata sebelumnya.
Warga yang dievakuasi termasuk keluarga para pejuang oposisi, akan menempati tempat tinggal sementara yang didirikan oleh badan-badan bantuan di Idlib dan Aleppo.
Juru bicara Yayasan Bantuan Kemanusiaan (IHH) yang berpusat di Turki, Selim Tosun mengatakan bahwa telah disediakan makanan dan perawatan medis untuk warga yang dievakuasi.
"Sebagian akan menempati tempat tinggal sementara, sebagian lainnya akan tinggal di tempat kerabatnya di kawasan tersebut," tambah Tosun.
Suriah telah dirundung konflik sejak perang sipil meletus pada Maret 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang aksi demonstrasi kelompok pro-demokrasi dengan brutal.
Menurut pejabat PBB, konflik tersebut telah menewaskan ratusan ribu jiwa.