Merve Aydogan
24 Februari 2022•Update: 25 Februari 2022
ANKARA
Ukraina pada Kamis memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia, beberapa jam setelah Moskow melancarkan intervensi militer.
"Ukraina membela dirinya sendiri dan tidak akan menyerahkan kebebasannya," kata Presiden Volodymyr Zelensky dalam pidatonya.
Zelensky juga menawarkan amnesti pada setiap warga negara yang mengangkat senjata untuk membela Ukraina.
Zelensky sebelumnya mengumumkan darurat militer di seluruh negeri setelah Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan serangan.
Pengumuman intervensi militer Putin pada Kamis pagi mengundang kecaman internasional dan membawa sejumlah negara memberikan sanksi lebih keras terhadap Moskow.
Putih telah mengerahkan sekitar 100.000 tentara selama sebulan di sekitar Ukraina dan terus menyangkal niatnya melancarkan invasi.
Usai Rusia mengumumkan invasi, laporan ledakan terjadi di beberapa provinsi Ukraina, termasuk ibukota Kyiv, dan beberapa kendaraan militer dilaporkan melintasi perbatasan dari Belarus ke Ukraina.