Muhammad Abdullah Azzam
07 Februari 2019•Update: 07 Februari 2019
Mohamad Misto, Levent Tok, Adham Kako
DEIR-EZ-ZOR/ANKARA
Pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) dan kelompok teroris YPG/PKK kembali menghentikan serangan-serangan untuk bernegosiasi dengan Daesh yang terjebak di Desa Bagoz kota Deir-ez-Zor, lapor sumber-sumber lokal.
Kini kelompok teroris YPG/PKK dan Daesh yang terperangkap di sebuah desa kecil di Deir-ez-Zor menghentikan baku tembak.
Milisi YPG/PKK di Deir-ez-Zor kembali melontarkan tawaran akan memberikan “jaminan hidup” jika para anggota Daesh menyerahkan emas yang ada di tangan mereka.
Nasib ribuan warga sipil yang sedang berlindung di daerah Bagoz seluas sekitar 30 kilometer persegi itu mengkhawatirkan, karena mereka berhadapan dengan ancaman serangan setiap saat.
Organisasi teroris YPG/PKK telah mengusir paksa warga yang hidup di tenda-tenda di wilayah pedesaan di timur Deir-ez-Zor, Suriah.
Milisi YPG/PKK menuding para warga tersebut sebagai anggota Daesh yang harus pergi meninggalkan wilayah tersebut.
Organisasi teroris itu mengancam akan membunuh para keluarga yang tidak pindah ke distrik Hol di provinsi Hasakah, samping perbatasan Irak.
Suku Arab mendominasi sekitar 70 persen populasi wilayah permukiman di sebelah timur Sungai Eufrat.
Organisasi YPG/PKK bertujuan untuk mengubah secara paksa struktur penduduk di wilayah tersebut.
Kelompok teroris itu memindahkan paksa warga sipil yang terdiri dari suku Arab, Suryani, Kurdi, dan Turkmen.
Selain itu, YPG/PKK juga menghadang para warga yang hendak kembali ke kampung halaman mereka yang telah ditinggalkan oleh Daesh di Raqqa dan Deir-ez-Zor.
Menurut laporan dari Dewan Tinggi Suku-Suku dan Kabilah di Suriah, sejauh ini YPG/PKK telah memindahkan paksa 1 juta 700 ribu orang dari tempat tinggalnya.