Yıldız Nevin Gündoğmuş
31 Januari 2018•Update: 31 Januari 2018
Yıldız Nevin Gündoğmuş
ANKARA
Seorang warga negara Turki yang merupakan staf sipil pendukung untuk Angkatan Bersenjata Turki tewas oleh serangan bom mobil teroris terhadap konvoi militer di provinsi Idlib, barat laut Suriah, kata Staf Umum Turki pada Selasa.
Dalam sebuah pernyataan, pihak militer mengatakan bahwa teroris meledakkan sebuah kendaraan ketika konvoi militer Turki yang ditempatkan di Idlib yang merupakan bagian dari kesepakatan internasional untuk zona de-eskalasi, sedang melewati daerah tersebut.
Menurut pernyataan tersebut, seorang tentara Turki dan seorang staf sipil lainnya juga mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.
Pihak militer menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas dan berharap korban luka-luka dapat segera pulih.
Sementara itu, Menteri Kehutanan dan Air Turki Veysel Eroglu melalui akun Twitter-nya mengatakan warga sipil yang tewas tersebut bekerja pada Kementerian Kehutanan dan Air.
"Hari ini, seorang anggota Direktorat Jenderal Pekerjaan Air Negara yang bergabung dengan Operasi Ranting Zaitun, Yasin Tanboga meninggal dunia. Mahmut Pakyurek mengalami luka parah dan sersan ahli Omer Gunes luka ringan.”
Dia juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban tewas dan berharap korban luka-luka dapat segera sembuh.
Penempatan di wilayah barat laut diluncurkan Oktober lalu di bawah kesepakatan yang dicapai dengan Rusia dan Iran dalam perundingan damai Suriah di Astana, ibu kota Kazakhstan.
Pada Mei lalu, Turki, yang mendukung kelompok-kelompok yang menentang rezim Bashar al-Assad di Suriah, serta Rusia dan Iran, yang mendukung rezim sepakat mengenai pembentukan zona de-eskalasi di Suriah.