Nıcky Aulıa Wıdadıo
20 Januari 2020•Update: 21 Januari 2020
JAKARTA
Empat orang tewas dan enam orang hilang akibat banjir bandang di Desa Manau Sembilan II, Kabupaten Kaur, Bengkulu, pada Minggu sore.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan para korban terjatuh dari sebuah jembatan gantung yang putus akibat diterjang banjir bandang.
Selain itu, 17 orang dinyatakan selamat dari peristiwa tersebut.
“Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan pemerintah daerah setempat masih terus melakukan upaya pencarian (korban) bersama,” kata Agus melalui siaran pers, Minggu malam.
Saat ini BPBD Kabupaten Kaur telah mendirikan posko darurat pencarian di lokasi kejadian.
Korban yang hilang bernama Mika binti Sus, Intan Guspani binti Indi, Migi bin Jon Armada, Gok bin Junar, Ipan bin Ujang, serta Viki bin Ida.
Sedangkan korban yang tewas yakni Emilia binti Minut dan Yeni binti Kamharudin yang merupakan warga Desa Manau, Pio bin Didi yang merupakan warga Desa Bungin Tambun, serta Peri Rahman bin Tisri yang merupakan warga Desa Pulau Panggung.
Menurut Agus, banjir bandang tersebut dipicu oleh faktor cuaca yang buruk dan intensitas hujan yang tinggi.