Nicky Aulia Widadio
05 April 2019•Update: 06 April 2019
Nicky Aulia Widadio
JAKARTA
Seorang terduga teroris menusuk empat orang anggota Detasemen Khusus 88 Anti-teror saat penangkapan pada Kamis, 4 April 2019.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan terduga teroris bernama Salim Hadi Suci ditangkap oleh Densus 88 di Desa Batujajar Timur, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Kamis pagi.
Salim mulanya menyerahkan diri, namun kemudian menyerang polisi menggunakan senjata tajam.
“Informasi penangkapan itu benar dan ada anggota kami yang terluka,” kata Dedi ketika dihubungi, Kamis malam.
Dedi mengatakan polisi mencoba menangkap Salim dengan upaya persuasif, namun penusukan tersebut membuat polisi kemudian melumpuhkan Salim.
Menurut dia, Salim telah menyiapkan senjata tajam tersebut untuk melukai polisi apabila tertangkap.
Keempat korban penusukan ialah Bripka Penpen Hanafiah dengan luka di perut sebelah kanan, Bripda Ahmad Kurnia yang terkena luka tusuk di bagian perut kiri, Bharatu Dana yang terluka di paha kanan, dan Brigadir Muhaimin yang terluka di paha kiri.
Korban kini menjalani perawatan di rumah sakit di Bandung.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Dedi menuturkan Salim terkait dengan kelompok pimpinan terduga teroris berinisial A yang ditangkap pada Rabu lalu.
A merupakan otak penggerak kelompok teroris dari jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan paham-paham Daesh.
Salim juga memiliki rekam jejak komunikasi dengan kelompok teroris Sibolga pimpinan Abu Hamzah yang ditangkap pada Maret lalu.
Selain itu, Densus 88 juga menangkap istri Salim tidak lama setelah penangkapan Salim.