Pizaro Gozali Idrus
26 Maret 2020•Update: 27 Maret 2020
JAKARTA
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yasin bersama jajaran menterinya akan memotong gaji untuk disalurkan untuk pasien dan penanganan Covid-19.
Dana tersebut akan dikelola lewat Tabungan Covid-19 yang dibentuk pemerintah Malaysia untuk penanganan virus korona.
“Langkah ini membuktikan kesungguhan pemerintah untuk mereka yang terkena dampak akibat wabah Covid-19,” ujar keterangan resmi kantor Perdana Menteri Malaysia pada Kamis.
Pemerintah Malaysia mengatakan Tabungan Covid-19 yang diluncurkan pada 11 Maret 2020 adalah usaha pemerintah untuk membantu warga akibat sebaran virus korona.
Hingga Rabu malam, Tabungan Covid-19 berhasil mengumpulkan dana lebih dari 8,4 juta ringgit atau sekitar Rp31 milyar.