Pizaro Gozali Idrus
11 Juli 2021•Update: 12 Juli 2021
JAKARTA
Thailand melaporkan 86 kematian Covid-19 dan lonjakan kasus sebanyak 9.539 selama 24 jam terakhir pada Minggu.
Dari penambahan kasus itu, sebanyak 9.436 kasus berasal dari masyarakat umum, sedangkan 103 kasus muncul dari narapidana.
Sejak pandemi dimulai awal tahun lalu, Thailand mencatat 336.371 kasus Covid-19 dan 2.711 kematian.
Sementara itu, Kota Bangkok dan sembilan provinsi di Thailand akan memberlakukan lockdown mulai Senin besok karena kasus Covid-19 terus melonjak di Thailand.
Warga di Bangkok dan provinsi terdekatnya Nakhon Pathom, Nonthaburi, Pathum Thani, Samut Prakan dan Samut Sakhon, serta mereka yang berada di Narathiwas, Pattani, Songkhla dan Yala di ujung selatan telah disarankan untuk tinggal di rumah mulai Senin dan hanya pergi keluar bila perlu.
Menurut asisten juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 Thailand (CCSA), Apisamai Srirangsan, jam malam akan diberlakukan antara pukul 9 malam dan 4 pagi di sepuluh wilayah ini karena pemerintah memperketat pembatasan di daerah berisiko tinggi.
Namun, warga masih dapat meninggalkan rumah mereka dalam keadaan darurat, pekerjaan atau kunjungan medis.
Lembaga pendidikan di provinsi-provinsi ini diharuskan untuk melakukan kelas online saja, kata Apisamai menambahkan, pos pemeriksaan dan patroli akan dibentuk oleh unit keamanan untuk memastikan pergerakan publik minimal.
Untuk Bangkok dan provinsi terdekatnya, toko serba ada dan pasar harus tutup dari jam 8 malam hingga jam 4 pagi.
Pemerintah juga memerintahkan penutupan sementara pertokoan dan mal komunitas di enam provinsi ini, kecuali bagian supermarket dan farmasi, restoran dan kafe, bank, serta area yang ditetapkan untuk program vaksinasi nasional, yang akan dapat beroperasi hingga jam 8 malam.