Muhammad Abdullah Azzam
28 April 2020•Update: 29 April 2020
Volkan Kaşik
MALATYA, Turki
Seorang pasien Covid-19 yang menerima pengobatan plasma darah pertama di Turki berhasil mengalahkan virus yang mematikan itu.
Pasien tersebut dipindahkan dari perawatan intensif atau ICU pada Selasa.
Pasien tersebut merespon positif terhadap terapi plasma konvensional di provinsi Malatya.
Rektor Universitas Inonu Dr. Ahmet Kızılay mengatakan petugas medis mendeteksi perkembangan positif pertama pada pasien, 72 jam setelah perawatan dimulai.
“Setelah 10 hari, dia melepaskan mesin dan ventilator. Pasien dibawa ke ruang rawat dari unit perawatan intensif (ICU) hari ini."
“Pasien tidak lagi mengidap virus korona,” jelas Kizilay.
Kızılay menambahkan pihaknya percaya terapi plasma memberikan manfaat yang signifikan bagi pasien.
“Kami mengirim plasma ke banyak pusat penelitian terkait terapi plasma. Hasilnya positif," lanjut dia.
Para dokter menggunakan plasma dari pasien yang pulih dari Covid-19 untuk perawatan seorang pasien berusia 56 tahun di Turgut Özal Medical Center.
Turki sejauh ini mengkonfirmasi total 112.261 kasus virus korona dan 2.900 kematian, menurut angka terbaru.