Özcan Yıldırım
28 Oktober 2021•Update: 02 November 2021
ANKARA
Dalam percakapan telepon pada Rabu, Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin dan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan berbincang tentang berbagai topik menjelang pertemuan para pemimpin kedua negara.
Kedua pejabat itu berbicara tentang hubungan bilateral, masalah jet tempur F-35 dan F-16, perubahan iklim global, dan perkembangan di Afghanistan, Suriah, Libya, Nagorno-Karabakh, Yunani, Mediterania Timur, dan masalah regional lainnya, kata Kepresidenan Turki dalam sebuah pernyataan.
Para pejabat juga membahas rincian pertemuan yang direncanakan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden AS Joe Biden di sela-sela KTT iklim COP26 di Glasgow, Skotlandia Minggu ini.
Selama pembicaraan, kedua belah pihak menekankan pentingnya hubungan strategis Turki-AS dan pentingnya saling menghormati, pengertian, dan kepentingan bersama serta mematuhi perjanjian internasional.
Kalin menggarisbawahi bahwa Turki bertekad untuk melanjutkan perjuangannya melawan semua kelompok teroris, termasuk YPG/PKK dan Daesh/ISIS, yang mengancam keamanan perbatasan Turki dan integritas wilayah Suriah.
Turki telah mengkritik dukungan AS untuk YPG/PKK, kelompok sempalan Suriah dari PKK, sebuah kelompok teror yang bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang selama 35 tahun.
Kedua belah pihak sepakat bahwa sebagai dua sekutu NATO, Turki dan AS harus bertindak dalam kerja sama dan solidaritas dalam menghadapi ancaman global dan regional seperti perubahan iklim, terorisme, migrasi, dan pandemi, tambah pernyataan dari otoritas Turki.