Muhammad Abdullah Azzam
21 November 2019•Update: 22 November 2019
Dilara Hamit
ANKARA
Tentara Turki melumpuhkan lima teroris PKK, selama operasi darat yang didukung dengan serangan udara di daerah Haftanin dan Hakurk, Irak utara, ungkap kementerian pertahanan nasional.
Serangan udara dilakukan di wilayah Haftanin, berkoordinasi dengan operasi yang dilakukan di darat Operasi Cakar-3 melumpuhkan tiga teroris, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter.
Sementara dua teroris lainnya dilumpuhkan di wilayah Hakurk di Irak utara.
Otoritas Turki sering menggunakan istilah "melumpuhkan/menetralkan" dalam pernyataannya untuk menyiratkan teroris yang dimaksud, menyerah atau dibunuh atau ditangkap.
Operasi udara tersebut menghantam target-target depot, tempat berlindung, barak, gua, dan terowongan milik para teroris tersebut.
Selain itu militer Turki juga mempertimbangkan keselamatan jiwa dan materi milik masyarakat setempat.
"Angkatan Bersenjata Turki bertekad dan berkomitmen dengan penuh keteguhan akan terus menjalankan tugas menjaga keamanan dan keutuhan bangsa dan negara,” ungkap pernyataan Kementerian Turki itu.
"Pertarungan kami melawan organisasi teroris akan berlanjut sampai teroris terakhir dinetralkan," tambah pernyataan otoritas Turki itu.
Kelompok teroris PKK sering menggunakan Irak utara sebagai pangkalan, untuk merencanakan serangan teroris lintas-perbatasan di Turki.
Militer Turki menggelar serangan udara ke wilayah utara Irak lainnya untuk memusnahkan organisasi teroris PKK/KCK/PYD/YPG, menghentikan serangan-serangan teror terhadap masyarakat dan pasukan keamanan.
Turki memastikan keamanan di perbatasan mengacu pada prinsip membela diri di bawah hukum internasional dan pasal 51 Piagam PBB, ungkap Departemen Pertahanan Turki.