Muhammad Abdullah Azzam
06 Maret 2021•Update: 06 Maret 2021
Sarp Ozer
ANKARA
Temuan awal setelah kecelakaan helikopter militer yang mematikan pada Kamis kemarin di timur Turki tidak menunjukkan tanda-tanda ledakan di puing-puing, kata sebuah pernyataan resmi pada Jumat.
Menurut Kementerian Pertahanan negara itu, penyelidikan awal tidak menemukan tanda ledakan atau kebakaran di area puing-puing helikopter Couger jatuh di distrik Tatvan, provinsi Bitlis setelah lepas landas dari Bingol.
Pernyataan dari kementerian itu juga mengatakan sebelum keberangkatan dari Bingol telah dikonfirmasi bahwa tidak ada kondisi cuaca buruk di daerah Tatvan yang mengganggu operasi helikopter.
Kecelakaan tersebut diperkirakan terjadi karena kondisi cuaca buruk yang disebabkan oleh perubahan mendadak kondisi cuaca di daerah tersebut, menurut temuan awal.
Hasil akhir akan diperoleh setelah pemeriksaan teknis terperinci, kata pernyataan itu.
Sebanyak 11 tentara Turki, termasuk seorang komandan korps, tewas dan dua lainnya terluka dalam kecelakaan itu.
Helikopter militer tipe Cougar itu hilang kontak pada pukul 14.25 waktu setempat setelah lepas landas dari provinsi Bingol pukul 13.55 ke distrik Tatvan di Bitlis.