Maria Elisa Hospita
11 Oktober 2018•Update: 11 Oktober 2018
Abdelraouf Arnaout
YERUSALEM
Duta Besar Israel untuk Amerika Ron Dermer duduk satu meja dengan utusan Uni Emirat Arab (UEA) Yousef al-Otaiba saat acara makan malam di Washington.
Acara itu diselenggarakan oleh Institut Urusan Keamanan Nasional Yahudi (JINSA), sebuah think-tank pro-Israel terkemuka.
Menurut harian Israel, Haaretz, hal itu mencerminkan "hubungan erat" antara kedua negara.
"Sangat jarang para pejabat dari negara-negara Arab yang tidak memiliki hubungan formal dengan Israel terlihat akrab dengan para pejabat Israel," ujar Haaretz.
Selain itu, Duta Besar Mesir untuk AS Yasser Reda juga duduk satu meja dengan mereka.
Pejabat UEA belum berkomentar tentang kehadiran al-Otaiba dalam acara itu.
Haaretz menyebutkan bahwa pengaruh al-Otaiba dan Dermer cukup besar di Washington karena kedekatan mereka dengan para pejabat pemerintahan Trump.
Di antara negara-negara Arab, hanya Mesir dan Yordania yang mempertahankan hubungan formal dengan Israel.
Negara lainnya - termasuk Uni Emirat Arab - menolak menormalisasi hubungan dengan Israel - setidaknya di atas kertas - karena pendudukan Israel atas tanah Arab sejak 1967.