Nanı Afrıda
26 Desember 2019•Update: 26 Desember 2019
Sergio Felipe Garcia Hernandez
KOLOMBIA
Kelompok pemberontak Kolombia yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional (ELN) telah membebaskan lima orang penduduk yang diculik dalam dua hari terakhir.
Sandera yang pertama kali dibebaskan oleh kelompok bersenjata ini adalah dua anak perempuan dan satu anak lelaki berusia antara 14 dan 15 tahun.
Pembebasan para sandera anak ini dilakukan di daerah pedesaan yang masuk dalam wilayah Departemen Arauca, di Kolombia timur laut.
Anak-anak yang dibebaskan itu dikirim pada Senin ke misi kemanusiaan yang dipimpin oleh Uskup Arauca, Jaime Abril, dan Kantor Ombudsman.
“Setiap perlakuan yang mengarah pada keselamatan orang itu sangat berharga dan kami kami melakukan pendampingan ini dengan niat yang baik, ”kata April dalam pernyataan kepada pers.
"Agama menyatakan bahwa anak di bawah umur harus dilindungi 'dalam keadaan atau kenyataan apa pun.' "Pesan untuk Pemerintah adalah bahwa kami berusaha untuk membuat jalan yang mengarah pada rekonsiliasi dan perdamaian sejati," katanya.
Dua pembebasan lainnya terjadi pada Selasa, saat Kolombia sedang merayakan Natal.
Mereka yang diculik dan dibebaskaan adalah Diana Toro dan Octavio Sánchez, yang berprofesi sebagai pedagang.
Keduanya sudah diculik masing-masing selama 15 dan 9 bulan.
Toro dan Sánchez diculik di hutan-hutan Chocó, rute perselisihan antara kelompok bersenjata itu dengan rivalnya Clan del Golfo dalam rute penyelundupan narkoba.