Mücahit Aydemir
29 Maret 2022•Update: 30 Maret 2022
YERUSALEM
Kelompok teroris Daesh/ISIS pada Senin mengaku bertanggung jawab atas serangan penembakan yang menewaskan dua petugas polisi Israel di pusat kota Hadera sehari sebelumnya.
Klaim itu dilakukan melalui sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor berita kelompok teroris itu Amaq.
Dua pria bersenjata menembaki polisi dan orang yang lewat di Hadera pada Minggu malam, insiden itu menewaskan dua petugas polisi dan melukai tiga lainnya.
Penembakan itu terjadi saat Israel menjadi tuan rumah pertemuan puncak enam negara di kota selatan Negev yang mempertemukan para menteri luar negeri Mesir, Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, Israel, dan Amerika Serikat.
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett bersumpah pemerintahnya akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mencegah serangan serupa.