Sevgi Ceren Gökkoyun
06 Mei 2026•Update: 06 Mei 2026
Google, Microsoft, dan xAI akan memberikan akses awal kepada pemerintah Amerika Serikat terhadap model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka untuk kepentingan pengujian keamanan nasional.
Langkah tersebut dilakukan במסגרת kesepakatan yang ditandatangani ketiga perusahaan teknologi itu dengan Pusat Standar dan Inovasi Kecerdasan Buatan (CAISI) di bawah Departemen Perdagangan AS.
Dalam pernyataannya, CAISI menyebut kerja sama baru dengan Google DeepMind, Microsoft, dan xAI bertujuan memperluas evaluasi terhadap kemampuan AI paling mutakhir serta meningkatkan keamanan teknologi tersebut melalui pengujian pra-peluncuran dan penelitian terarah.
CAISI menegaskan bahwa perjanjian dengan para pengembang AI memungkinkan model-model tersebut dievaluasi sebelum dirilis kepada publik.
Lembaga itu menyatakan telah menyelesaikan lebih dari 40 evaluasi, termasuk terhadap model-model terbaru yang belum dipublikasikan.
Menurut CAISI, para pengembang sering kali menyerahkan model dengan pengamanan yang dikurangi atau dihapus untuk memungkinkan penilaian menyeluruh terhadap kemampuan dan risiko yang berkaitan dengan keamanan nasional.
Direktur CAISI Chris Fall mengatakan pengukuran ilmiah yang independen dan ketat sangat penting untuk memahami perkembangan AI paling canggih beserta dampaknya terhadap keamanan nasional.
“Kerja sama industri yang diperluas ini membantu kami meningkatkan skala kerja demi kepentingan publik pada momen yang sangat penting,” kata Fall.