Erric Permana
13 Desember 2018•Update: 13 Desember 2018
Erric Permana
JAKARTA
Pemerintah meminta agar TNI dan Polri saling bersatu dan tidak bermasalah.
Ini disampaikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menanggapi adanya pembakaran dan perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa malam.
Wiranto mengatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian telah sepakat untuk bersatu agar keamanan nasional tidak terganggu.
Dia pun meminta agar anggota TNI dan Polri untuk melaksanakan kesepakatan Panglima TNI dan Kapolri.
"Itu perintah beliau beliau itu. Nah ke bawah harus melaksanakan itu," ujar Wiranto di Jakarta pada Kamis.
Menurut dia, jika ada prajurit atau anggota yang melanggar hukum atau perintah Panglima TNI dan Kapolri maka akan ditindak tegas.
"Ada hukumnya, ada undang undangnya, ada peraturanya, tegas aja," tambah dia.
Sekelompok massa merusak dan membakar Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa malam.
Pengrusakan Polsek Ciracas terjadi sekitar pukul 23.00 WIB hingga dini hari.
Massa juga memblokir ruas jalan menuju Polsek Ciracas.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis menduga pengrusakan terkait kasus pengeroyokan anggota TNI oleh juru parkir di pertokoan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur yang terjadi pada Senin.
Sejumlah massa yang tidak puas dengan penanganan kasus pengeroyokan itu kemudian mendatangi Polsek Ciracas guna memastikan penahanan pelaku.
Hingga kini, situasi di lokasi telah berangsur normal.
Namun Polsek Ciracas telah ditutup dari kunjungan masyarakat.